Sepeninggal Kisah Candi Prambanan


Daerah Istimewa Yogyakarta adalah salah satu daerah tujuan wisata Dunia. Kota pelajar dan kota seni ini memiliki beragam lokasi wisata menarik, baik wisata sejarah, alam hingga kuliner. Salah satu tempat yang wajib Anda kunjungi ketika berkunjung ke Yogyakarta adalah Komplek Candi Prambanan, Candi megah yang penuh catatan sejarah.

Komplek Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Asia Tenggara. Lokasi candi prambanan terletak di Desa Prambanan sekitar 20 km sebelah timur kota Yogyakarta. Tepatnya persis diperbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurut catatan sejarah, candi dibangun sekitar tahun 850 Masehi oleh Rakai  Pikatan, raja kedua wangsa Mataram 1 dan balitung Maha Sambu, semasa wangsa Sanjaya. Candi Prambanan yang berdiri kokoh, trenyata telah beberapakali mengalami pemugaran, seperti tahun 1918 karena saat itu bangunan candi sangat rusak dan terlihat tidak terawat.

Situs Warisan Dunia

Situs Candi Prambanan ditemukan pada tahun 1733 oleh CA. Lons, seorang berkebangsaan Belanda. Pada tahun 1855 Jan Willem Ijezerman mulai melakukan rekontruksi bangunan candi dan dilanjutkan olehh Isaac Groneman yang melakukan pembongkaran besar - besaran. Keberadaan Candi Prambanan memang tidak terlepas  dari campur tangan pemerintah Belanda, yang memberikan perlaukan khusus, baik pemugaran dan perawatan selama masa penjajahan. Baru pada awal tahun 1942, proses renovasi sandi prambanan diserahkan kepimpinan renovasi itu kepada putra indonesia.

Keindahan dan nilai sejarah dari komplek candi Prambanan memiliki nilai sejarah dan seni yang tidak ternilai harganya. Demi menjaga keutuhan dan kelestarian komplek Candi Prambanan, pada tahun 1991, UNESCO menjadikan candi Prambanan sebagai salah satu situs sejarah dunia yang dilindungi.

Candi termegah Di Asia Tenggara 

Kalau dari ukuran, candi terbesar di dunia memang milik Candi Borobudur, namu kalau dilihat dari kemegahan dan tingginya candi, bangunan candi di Prambanan memang paling megah Di Asia Tenggara. Tinggi bangunan candi mencapai 47 meter. Komplek candi terdiri dari 8 kuil atau candi utama dan lebih dari 250 candi kecil yang mengelilingi bangunan candi utama. Salah satu candi yang tertinggi adalah Candi Roro Jonggrang atau Loro Jonggrang. Selain candi Loro Jonggrang, di dalam komplek Candi Prambanan terdapat tiga candi utama disbut Trisakti dan persembahan kepada sang Hyang Trimurti, yaitu Batara Siwa - Sang Pengancur, Batara Wisnu - Sang Pemilihara dan Batara Brahma - Sang Pencipta.

Di dalam Candi Siwa terdapat empat ruangan, bangunan ini unik karena disetiap arah mata angin terdapat arca Batara Siwa setinggi tiga meter, sementaradi sisi yang berbeda terdapat arca Durga, Agastya dan Ganesa. Arca Durga juga sering disebut sebagai Rara atau Lara Jonggrangyang berarti dra bertubuh langsing.

Selain melihat keindahan candi, Anda juga bisa lebih dekat beragam relief yang terdapat di sekililing bangunan candi. Jika dicermati, relief ini terlihat menggambarkan cerita Ramayana. Jika Anda belum puas dengan memandangi bangunan candi, Anda bisa melihat lebih dekat kekayaan peninggalan purbakala dai Candi Prambanan yang disimpan dengan baik di Museum yang terletak di komplek candi.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sepeninggal Kisah Candi Prambanan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel